A song by Andrea Bocelli
http://www.youtube.com/watch?v=itF0GOu4t18Va ti aspettero
Il fiore nel giardino segna il tempo
Qui disegnero il giorno poi del tuo ritorno
Sei cosi sicura del mio amore
Da portarlo via con te
Chiuso nelle mani
che ti porti al viso
Ripensando ancora a me
E se ti servira lo mostri al mondo
Che non sa che vita c'e
Nel cuore che distratto sembra assente
Non sa che vita c'e
In quello che soltanto il cuore sente
Non sa."Kemana ?"
"Kesana sebentar"
"Aku tunggu sini, k ?"
"Ok"
Drtttt.....drttt.....drtttt.....
Bunyi alarm getar dari handphoneku dan angka digital di monitornya menunjukan jam 4.30 pagi. Sepotong mimpi pendek mengakhiri tidurku.
Kubuka keran air dan menampung air dingin yang keluar dengan kedua tanganku serta membasuh mukaku.
"Go, and take my feelings with you in your cupped hands so you can always feel them when you put your hands on your face". Terngiang terjemahan sepotong lirik dari sebuah lagu Itali dalam benak sambil merasakan dinginnya air menyentuh kulit mukaku.
Qui ti aspettero
E rubero i baci al tempo
Tempo che non basta a cancellare
Coi ricordi il desiderio che
Resta chiuso nelle mani
che ti porti al viso
Ripensando a me
E ti accompagnera passando le citta da me
Da me che sono ancora qui
E sogno cose che non so di te
Dove sara che strada fara il tuo ritorno
Sogno"Hapus aja semua"
"Semua ?"
"Iya, block all dan cut"
"Ok"
Fungsi cut and paste memang praktis untuk menghapus maupun memindahkan data yang besar dalam sekejap.
"Sayang dihapus semua"
"Ga papa, masih ada di memory kok, mau diliat balik?
"Iya"
"Control V aja"
Sebuah senyum manis muncul mensyukuri kehebatan penyimpanan memori dari sebuah kejadian.
Qui ti aspettero
E rubero i baci al tempo
Sogno"Mau kemana ?"
"Pergi"
"Aku tunggu ?"
"Ga usah"
Panas yang terik membuatku terbangun dari tidur siangku diteras belakang. Sambil bangkit dari kursi malas kusambar sebotol Aqua dimeja dan langsung kuteguk sekaligus kusiram kemukaku. Masih setengah mengantuk dan kepanasan kuletakkan kembali botol Aqua besar itu dimeja dengan posisi miring. Botol yang setengah penuh itu jatuh dan sebagian isinya tumpah keatas keyboard laptopku.
"Warning: Keep away computer from source of liquid and protect from damp area". Terngiang sebuah bunyi petunjuk pemeliharaan komputer dari buku panduan
Un rumore il vento che mi sveglia
E sei gia qua.Kali ini bukan mimpi. Aku usap keringat dari mukaku sambil menatap layar monitorku dan merenung atas hilangnya memori dari semua kejadian dalam sekejap.
Drtttt.....drttt.....drtttt.....
Bunyi alarm getar dari handphoneku dan angka digital di monitornya menunjukan jam 4.30 pagi. Sebuah mimpi panjang yang terdiri dari berbagai mimpi-mimpi pendek mengakhiri tidurku.
Aku duduk dipinggir tempat tidurku memikirkan harus melalui hari yang masih sangat panjang.
Here I will wait for you
And steal kisses from time
I dream
A noise, the wind awakens me
And you're already here.Terngiang kembali terjemahan lirik bait terakhir dari lagu yang sama dalam mimpiku tadi. Aku tersenyum pahit menyadari kenyataan, mimpi dan sepotong lirik lagu.
"Nobody's here, I'm alone" kataku pelan, sendiri.